Guardiola

now browsing by tag

 
 

Guardiola dan Ancelotti Akui Punya Mentor Hebat yang di Jadikan Contoh

Guardiola dan Ancelotti Akui Punya Mentor Hebat yang di Jadikan Contoh

Guardiola dan Ancelotti Akui Punya Mentor Hebat yang di Jadikan Contoh

Gudanggol.com – Josep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Arrigo Sacchi duduk bersama mendiskusikan bermacam topik dalam sepakbola.

Mereka sedang berada dalam Festival dello Sport yang digelar di Trento, Italia.

Gudanggol.com – Guardiola dan Ancelotti Akui Punya Mentor Hebat yang di Jadikan Contoh<>

Salah satu aspek yang dibahas dalam pembicaraan demikian yakni mentor mereka sehingga dapat menjadi pelatih-pelatih hebat.

Guardiola dan Ancelotti mengaku mempunyai beberapa mentor hebat yang mereka jadikan sebagai panutan.

Guardiola dan Ancelotti mempunyai karier yang benar-benar baik sebagai pemain serta sempat diasuh sebagian pelatih kelas dunia.

Mereka bahkan mengucapkan dampak para mentor itu terhadap metode melatih mereka.

Gampang ditebak, mentor utama Guardiola yaitu Johan Cruyff. Guardiola sendiri sering kali disebut sebagai penerus filosofi sepakbola Total Football ala Cruyff.

“Johan Cruyff merupakan sosok paling penting yang pernah bekerja bersama saya. Ia membuka mata saya dengan gaya sepakbolanya.

Ia menolong kami memahami metode yang berbeda dalam memandang sepakbola. Rasanya seperti ke sekolah tiap hari. ketika kami menang

Ia akan mengatakan terhadap kami alasan kemenangan kami. Dia membikin kami jatuh cinta,” cetus Guardiola.

“Bukan kebetulan bahwa ada banyak pemain yang menjadi asuhan Cruyff dan Sacchi kemudian menjadi pelatih.

Pikiran mereka memang telah dibuka. Mereka memberikan cinta baru terhadap kami.”

Bagi Ancelotti, sosok yang paling ia idolakan yakni Nils Liedholm. Ancelotti belajar perihal tata kelola pemain dari Liedholm, khususnya pada dekade 80-an.

“Saya mempunyai banyak guru penting. Soal tata kelola manusia, tidak ada yang lebih bagus dari Nils Liedholm.

Pada dekade 80-an, Ia sungguh-sungguh sosok penting karena dia tak memberikan tekanan terhadap pemain,” urai Ancelotti.

“Peran seorang pelatih amat kompleks namun menyenangkan.

Anda mesti memikirkan ada 25 pemain di timnas dan segala orang sama pentingnya, dari kitman hingga bintang terbesar di timnas.

Sistem saya menangani tim yaitu membikin seluruh orang merasa senyaman mungkin. Saya berikan tanggung jawab dan mendelegasikan segala tanggung jawab itu.”

Guardiola Minta Maaf Pasal Kegagalan Pinalti Oleh Mahrez

Guardiola Minta Maaf Pasal Kegagalan Pinalti Oleh Mahrez

Guardiola Minta Maaf Pasal Kegagalan Pinalti Oleh Mahrez

Gudanggol.com – Manchester City hanya bisa bermain imbang tanpa gol saat bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool.

Dalam pertandingan matchday delapan Premier League itu, kedua tim mengalami kebuntuan dan tak mampu mencetak gol.

Manchester City asuhan Guardiola memiliki rekor yang cukup buruk selama bermain di Anfield.

Namun dalam pertandingan tadi, Man City sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk meraih kemenangan.

Enam menit sebelum pertandingan usai,Manchester CIty mendapatkan peluang emas lewat titik penalti.

Tapi eksekusi penalti City yang dilakukan oleh Riyad Mahrez melambung ke atas gawang Alisson.

Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Guardiola meminta maaf atas kegagalan Mahrez dalam memanfaatkan tendangan penalti itu menjadi gol.

Pasalnya, Guardiola lah yang memutuskan bahwa Mahrez yang menjadi penendang.<>

Setelah wasit menunjuk titik putih, Gabriel Jesus juga sempat maju untuk mengambil penalti itu.

Tapi Guardiola ingin Mahrez yang mengambilnya dan ternyata eksekusi mahrez melambung. Guardiola pun minta maaf.

“Dalam sesi latihan setiap hari, saya melihat Mahrez mengambil penalti, dan itu membuat saya percaya diri untuk menunjuknya.

Kegagalan kali ini akan menjadi pengalaman berharga bagi Mahrez, lain kali pasti masuk.

Gabriel Jesus juga ingin mengambil penalti itu. Saya minta maaf. Itu adalah keputusan saya,” cetus Guardiola kepada The Guardian.

Guardiola menyebut bahwa penendang penalti utama Manchester City sebenarnya adalah Sergio Aguero.

Namun saat City mendapatkan penalti tadi, Aguero sudah terlanjur ditarik keluar dari lapangan.

“Normalnya dalam enam atau tujuh bulan belakangan, semua penalti akan diambil oleh Sergio Aguero, tapi dia tadi masih di bench.

Dia masih berada di lapangan saat kami harusnya mendapatkan penalti pertama. Tapi epnalti itu tidak diberikan oleh wasit.”

“Mungkin kami butuh dua penalti untuk bisa mencetak gol.

Saya tidak mau berbicara tentang wasit atau berbagai keputusannya. Kita seharusnya bicara soal pertandingannya saja, soal sepakbola.”